KASONGAN, teladankalimantan.com – Wakil Ketua (Waket) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Katingan, Nanang Suriansyah berharap pemuda Kabupaten Katingan untuk kreatif dalam meningkatkan keterampilan, inovasi dan menciptakan yang bernilai positif. Harapannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Jum’at (11/7), di ruang loby DPRD setempat.
Untuk menjadi kreatif dimaksud menurut legislator partai Golkar ini, bisa mengikuti berbagai program, workshop atau kompetisi yang menantang sesuai bidangnya masing-masing, guna menghasilkan karya-karya baru dan orsinal. Disamping itu, bisa pula melalui program pendidikan dan pelatihan keterampilan apa saja yang mempuyai nilai positif. “Ini semua untuk masa depan dirinya sendiri,” terangnya.
Meskipun semua keterampilan tersebut tetap kita asah terus menerus, namun menurutnya, bukan berarti peningkatan pendidikan pokoknya di sekolah atau di perguruan tinggi diabaikan. Maksudnya, pendidikan di sekolah atau di perguruan tinggi tetap dijalankan, dan keterampilan juga harus dikejar. Sehingga, begitu lulus dari bangku sekolah atau di bangku perkuliahan, mereka tidak hanya berharap dapat diterima menjadi PNS saja, tapi bisa langsung memasuki dunia kerja.
Artinya, ketika tidak berhasil menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), lanjutnya, mereka sudah bisa memasuki dunia kerja dan menghasilkan financial, dengan berwiraswasta yang dapat dijadikan masa depan yang baik. “Karena, kita sudah memiliki skill dari hasil kreativitas dan inovasi sebelum lulus dari bangku sekolah atau perguruan tinggi,” ujarnya.
Agar pemuda bisa lebih kreatif dimaksud, dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan untuk memberikan berbagai program pelatihan yang berkaitan dengan pengembangan kreativitas anak muda, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Misalnya, pelatihan atau kursus otomotif, menjahit, manajemen penasaran, manajemen akutansi, perhotelan dan lain sebagainya.
Ketika sudah diberikan pelatihan atau kursus tersebut, mereka menurutnya harus diberikan modal, dengan tujuan mereka bisa memanfaatkan skill yang dimilikinya itu. Modalnya, bukan berarti dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk peralatan kerja. “Sehingga, dapat digunakan mereka untuk berkerja, yang akan menghasilkan uang,” harap wakil rakyat asal dapil Katingan III, yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini. (red)














