MUARA TEWEH-Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan sektor perikanan melalui rangkaian kegiatan pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 dan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 tahun 2025. Kegiatan yang dipusatkan di BPBAT Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan ini mempertemukan dua sektor strategis sekaligus.
Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha, menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketersediaan pangan dan keberlanjutan sumber daya perikanan.
Menurut Taufik, penebaran 75 ribu benih ikan konsumsi menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian perairan umum sekaligus meningkatkan produktivitas masyarakat pembudidaya.
“Restocking ini memberikan dampak langsung bagi keberlanjutan ekosistem ikan dan tentu mendukung pendapatan masyarakat yang bergerak di bidang perikanan,” ungkapnya, Kamis 27 November 2025.
Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah (GPM) turut menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam menekan gejolak harga kebutuhan pokok.
“Kegiatan seperti GPM sangat dirasakan manfaatnya. Masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga,” lanjut Taufik.
Melihat dampak positif kegiatan tersebut, Taufik mendorong agar pemerintah daerah memperluas cakupan restocking ikan serta memperkuat pembinaan bagi UMKM sektor pangan dan perikanan. Ia menyebut DPRD siap memberikan dukungan melalui fungsi pengawasan dan penganggaran.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berlangsung pada momentum peringatan, tetapi dapat terus diperluas untuk mewujudkan kemandirian pangan daerah,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Barito Utara juga menyerahkan berbagai bantuan kepada kelompok masyarakat, mulai dari bibit sayuran, gabah, kolam terpal, pakan dan benih ikan, keramba, perahu, speedboat, alat tangkap, cooler box hingga kendaraan operasional untuk dinas terkait. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat melalui pemanfaatan teknologi budidaya dan penggunaan bibit unggul. (red)














