Kuala Kapuas – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Dayak (DPD Fordayak) Kabupaten Kapuas turut mengambil bagian dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Keterlibatan Fordayak dilakukan melalui sinergi langsung dengan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Kapuas.
Kolaborasi ini menjadi bentuk dukungan nyata organisasi kemasyarakatan terhadap aparat keamanan, terutama dalam mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang Nataru. Ketua DPD Fordayak Kapuas menyampaikan bahwa pihaknya siap bergerak bersama Polri untuk memastikan situasi di Kapuas tetap aman, kondusif, dan nyaman bagi seluruh warga.
“Kami hadir untuk membantu aparat, terutama dalam mengawasi titik-titik keramaian, jalur padat, serta area yang dianggap rentan. Ini adalah bagian dari komitmen Fordayak dalam menjaga harmoni dan keamanan daerah,” ujarnya.
Kapolres Kapuas mengapresiasi kehadiran Fordayak sebagai mitra strategis dalam pengamanan Nataru. Menurutnya, kehadiran organisasi masyarakat dapat memperkuat jangkauan pengawasan, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara aparat dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa operasi pengamanan Nataru tahun ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI-Polri, instansi pemerintah, hingga kelompok masyarakat adat.
Sejumlah kegiatan pengamanan telah disiapkan, mulai dari patroli gabungan, pengaturan lalu lintas di area rawan macet, pemantauan tempat ibadah selama Natal, hingga penjagaan kawasan wisata yang diprediksi ramai pada libur pergantian tahun. Fordayak juga akan turut terlibat dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait keselamatan perjalanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung.
Melalui kerja sama ini, diharapkan suasana Natal dan Tahun Baru di Kapuas berjalan aman, tertib, dan penuh kenyamanan bagi masyarakat setempat maupun pendatang. Kolaborasi antara DPD Fordayak dan Polri sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat Kalimantan Tengah. (nas)

























