PELAIHARI,teladankalimantan.com-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Laut (DKPP) akan membantu memediasi perselisihan antar nelayan di Desa Takisung.
“Dalam waktu dekat DKPP Tanah Laut akan melakukan mediasi antar nelayan Desa Takisung terkait alat penangkapan ikan,” ujar Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Tanah Laut, Noor Irwandi Kodratollah, Selasa (19/03/2024)
Dalam mediasi tersebut, menurut dia, ada dua kelompok nelayan berselisih, satu kelompok di jaring hanyut dan satu kelompok lagi di jaring tetap.
“Nelayan jaring tetap merasa keberatan dengan nelayan jaring hanyut karena merasa hasil tangkapan dan pendapatannya menurun,” ungkapnya.
Dengan adanya jaring hanyut, terang dia, nelayan jaring tetap merasa terganggu hasil tangkapan ikan dan pendapatan mereka menurun.
“Perseteruan ini sebenarnya sesama nelayan Desa Takisung dan sudah berjalan beberapa bulan ini,” terangnya.
Apabila permasalahan ini tidak cepat diatasi, papar dia, dikhawatirkan berdampak konflik.
“Pertemuan tersebut akan difasilitasi Polda Kalsel, Polres Tanah Laut dan DKPP Tanah Laut,” tandasnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, permasalahan tersebut sudah dilaporkan sampai ke Polda Kalsel.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Polda Kalsel dan Polres Tanah Laut sudah memfasilitasi masalah tersebut,” katanya..
Rencana pertemuan kedua belah pihak nela
yan berselisih tersebut, trrang dia, di Mapolres Tanah Laut,
“Rencana pertemuan itu, Selasa depan. Mudah-mudahan dapat menemukan kesepakatan,” demikian tutupnya.(red)














