MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Kepala Bidang Ketahaban Pangan Dinas Ketahaban Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala (Kabid DKPP Batola), Edy S menyebutkan, pada Tahun 2025 Kabupaten Batola mememiliki beras cadangan panfan sekitar 71 ton di Badan Urusan Logistik Kalimantan Selatan (Bulog Kalsel).
“Stok beras cadangan pangan Kabupaten Batola di Bulog Kalsel saat ini ada sekitar 71 ton,” ujar Edy S, di Marabahan, Senin (10/02/2025).
Menurut dia, beras cadangan itu bisa disalurkan apabila Kabupaten Batola mengalami situasi ektrim seperti, bencana alam banjir atau kebakaran dan kehadian luar biasa..
“Kapanpun kita bisa mengeluarkan beras cadangan tersebut, apabila terjadi kedian ekstrim,” ungkap pria ramah ini.
Lebih lanjut dia mengemukakan, pada Tahun 2023 dan 2024, Kabupaten Batola juga mekakukan penyaluran bantuan pangan ke masyarakat kurang nampu dari pangan nasional.
Untuk satu kepala keluarga (KK) kurang mampu, jelas dia, dapat bantuan beras 10 kilogram.
“Data warga kurang mampu penerima beras tersebut ada di Kementerian Sosial RI,” terang Edy S.
Untuk Tahun 2025, sambung dia, bantuan beras tersebut belum ada informasi, namun demikian DKPP Batola berharap bantuan beras tersebut tetap ada.
“Pada Tahun 2024 lalu bantuan beras tersebut disalurkan kepada 22 ribu warga kurang mampu di Batola,” tegasnya.
Sementara, Kadis DKPP Batola, Ardiansyah berharap, ketersediaan beras di Bulog dan bantuan beras kepada warga kurang mampu tepat sasaran dan bermanfaat.(red)














