MARABAHAN,teladankalimantan.com-Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala (Kadis DKPP Batola), Ardiansyah mengatakan, Kabupsten Batola memiliki potensi perikanan laut dan sungai cukup bagus dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Untuk potensi perikanan laut, Kabupaten Batola memiliki panjang garis pantai sekitar 27 kilometer, dari Kuala Lupak hingga Tabunganen,” ujar Ardiansyah, diruangkerjanya, Senin (10/02/2025).
Sedangkan potensi perairan sungai, menurut dia, terutama Sungai Barito sepanjang kurang lebih 120 kilometer.
“Panjang Sungai Barito dari muara hingga perbatasan Kalteng cukup panjang dan memiliki potensi perikanan menjanjkan, namun belum optimal dimanfaatkan untuk perikanan,” ungkapnya.
Contohnya untuk budidaya ikan di keramba, sebut Ardiansyah, di Batola tidak terlalu banyak, salah satu faktornya karena tidak ada dana masyarakat untuk usaha tersebut.
“Dulu ada bantuan dari dana alokasi khusus (DAK), tapi hingga beberapa tahun tidak perbah lagi ada bantuan,” ucapnya.
Perlunya DAK, jelas dia, salah satu penunjang dana untuk mendorong perkembangan budidaya perikanan di Batola.

Harapan DKPP Batola, terang Ardiansyah, dapat memotivasi masyarakat di bidang perikanan, terutama dari segi permodalan bagi nelayan yang kurang mampu agar budidaya perikanan di Batola bisa berkembang.
“Sama halnya untuk budidaya ikan di tambak, hingga saat ini masih belum optimal dilakukan juga karena terkendala pendanaan sangat terbatas,” tegasnya.
Kemudian, papar dia, dengan keterbatasan dana tersebut, saat ini DKPP Batola memberikan pembinaan nelayan tangkap di Desa Kuala Lupak.
“Salah satunya memberikan bantuan berupa mesin kapal kepada nelayan tangkap di Desa Kuala Lupak,” demikian tandas Ardiansyah.(red)














