MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Barito Kuala (Disperpusip Batola) akan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring dan Bimtek Literasi.
“Dalam waktu dekst pihaknya akan menyelenggarakan Bimtek Membaca Nyaring dan Bimtek Literasi,” ujar Sekretaris Disperpusip Batola, Siti Raudatul Janah, di ruang kerjanya, Kamis (10/04/2025).
Menurut dia, ini merupakan salah satu kegiatan yang dianggarkan dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik.
“Dana ini kami dapat baru pertama kali dari pemerintah pusat,” terangnya.
Tujuan pihaknya menggelar kegiatan tersebut, jelas dia, untuk mensosialisasikan membaca nyaring ke guru-guru dan pustakawan.
“Mudah-mudahan kegiatan kami ini bisa berlanjut walaupun tidak menggunajan anggaran pusat. Mudahan Pemkab Batola ke depan bisa mendukung kegiatan ini, ” harapnya.
Kepala Bidang Perpustakaan Disperpusip Batola, Muswidah mengatakan, dalam waktu dekat Disperpusip Batola akan menggelar Bimtek Membaca Nyaring.
“Pendanaan untuk kegiatan Bimtek Membaca Nyaring tersebut dari dana alokasi khusus (DAK) non fisik,” ujar Muswidah, ketika ditemui di kantornya, Kamis (10/04/2025).
Menurut dia, untuk Bimtek Membaca Nyaring pihaknya laksanakan dalam empat angkatan.
“Satu angkatan jumlahnya 50 orang peserta. Kalau empat angkatan, maka jumlah pesertanya ada 200 orang,” ucap ketua panitia penyelenggara.
Diutarakannya, untuk narasumber dari kegiatan tersebut akan diambil dari tokoh dari budayawan, Mukhlis Maman.
“Selain itu, nara sumber kita ambil dari aktivis pendidik, Hj Heriani,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut, terang dia, pertama kali digelar Disperpusip Batola dan pesertanya berasal dari perwakilan 17 kecamatan se- Batola.
Dia berharap, pelaksanaan kegiatan tersebut berhalan lancar sesuai petunjuk dari pusat dan berdampaj pada dunia pendidikan, khususnya pada bidang membaca nyaring.
Terpisah, Kepala Disperpusip Batola, Siti Aminah mengatakan, kegiatan tersebut dalam upaya mendukung dan mensosialisasikan gemar membaca dan peningkatan literasi masyarakat.
“Kami berharap dari kegiatan ini terjadi peningkatan gemar membaca di masyarakat. Membaca nyaring ini hampir tidak ada lagi dilaksanakan di masyarakat,” demikian tutupnya.(red)















