MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Barito Kuala (Disperkim Batola), Akhdiyat Sabari mengatakan, pada tahun 2025 Disperkim Batola menetapkan tiga program prioritas.
“Ketiga program prioritas itu adalah, rehab rumah tidak layak huni, bedah rumah atau relokasi dan perbaikan tumah akibat bencana,” ujar Akhdiyat Sabari ketika ditemui diruangkerjanya, Kamis (24/04/2025).
Menurut dia, di tahun 2024 lalu masih ada 16 buah rumah tersisa, maka di tahun 2025 akan dikerjakan.
“Karena kewajiban SPM kami setiap tahun itu harus 100 persen menuntaskan rumah akibat bencana,” ucap pria ramah ini.
Selain dari itu, lanjut dia, Disperkim Batola juga melaksanakan kualitas peningkatan permukiman kumuh.
“Kami banyak utang permuiiman kumuh mencapai 70 hektar lebih. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan bupati baru kami bisa meningkatkan akselarasi dari lima hektar menjadi tujuh hektar pertahun. Isya Allah tahun 2025 bisa melaksanakan tujuh hektar,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, Disperkim Batola mekakukan peningkatan kualitas jalan, baik itu di perumahan formal maupun di perumahan komplek dan perumahan di kampung.
“Di tahun 2025 panjang peningkatan kualitas jalan sekitar 9,3 kilometer, tersebar di wilayah Batola,” terangnya.(red)














