Muara Teweh – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Kabupaten Barito Utara menggelar Pelatihan Kewirausahaan bagi pengelola Koperasi Merah Putih selama tiga hari, 4–6 November 2025, di Aula Wisma Barakatti, Muara Teweh. Kegiatan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari koperasi desa dan kelurahan.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Disnakertranskop UKM Barito Utara serta Universitas Palangka Raya. Tujuannya adalah memperkuat kapasitas, profesionalisme, dan pemahaman manajerial para pengelola koperasi agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, HM. Mastur, menegaskan bahwa peningkatan SDM koperasi merupakan bagian dari misi besar pemerintah daerah menuju sumber daya manusia yang cerdas, religius, produktif, dan kompetitif. Menurutnya, Koperasi Merah Putih yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto merupakan program nasional strategis yang harus dijalankan secara optimal oleh setiap daerah.
Mastur menyampaikan bahwa pengurus koperasi memegang peran penting dalam memastikan koperasi mampu beroperasi secara profesional. Jiwa wirausaha, kemampuan membaca peluang, serta kemampuan membuat rencana bisnis menjadi tuntutan utama dalam pengelolaan koperasi modern.
Ia menambahkan bahwa percepatan operasional Koperasi Merah Putih juga didorong oleh pembangunan gerai dan pergudangan koperasi secara nasional, yang turut didukung TNI dalam kerangka operasi militer non-perang.
Pemerintah daerah berharap, melalui pelatihan ini, koperasi dapat menjadi penggerak ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja, dan membantu menekan angka pengangguran di Barito Utara. (red)














