PELAIHARI, teladankalimantan.com- Pasar murah digelar sejak pekan kedua Januari 2024oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) Tanah Laut mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan tersebut juga membantu masyarakat memperoleh bahan-bahan pokok dengan harga sangat miring. Selain itu, para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) selalu diajak berjualan di setiap kegiatan tersebut.
Bahkan, para pelaku UMKM mampu menjadi warna tersendiri dari kegiatan pasar murah tersebut. Kehadirannya turut memberikan suntikan energi terutama, bagi para pembeli mulai merasa haus, bahkan lapar usai sibuk berburu barang-barang pokok murah.
Salah seorang pelaku UMKM, Sri Asmorowati mengaku, merasakan betul dampak dari keterlibatan dirinya berjualan di setiap pasar murah.
“Alhamdulillah, tidak pernah absen sejak awal pasar murah diadakan. Rata-rata dapat sampai Rp500 ribu sekali pasar murah,” ucap pedagang rujak sayur asal Pelaihari itu, saat ditemui dalam kegiatan pasar murah, di Desa Benua Raya, Kecamatan Bati-Bati, Jumat (26/1/2024).
Tidak tanggung-tanggung, Sri berdagang bersama suaminya itu tidak hanya menjajakan rujak sayur saja, namun juga lengkap dengan dagangan minuman berupa es cincau.
Kepala Diskopdag Tanah Laut, Syahrian Nurdin menginginkan, pasar murah tidak hanya menjadi panggung bagi barang-barang pokok disubsidi pemerintah, tetapi juga bagi UMKM.
“Tidak kalah penting dari pasar murah ini adalah kehadiran UMKM. Tak sekadar meramaikan, para pelaku UMKM kami harapkan mampu merasakan peningkatan perekonomian dari adanya pasar murah,” tutup Syahrian.(red/ist)














