BANJARBARU,Teladankalimantan.com-Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel kembali meluncurkan program Mudik Gratis bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 Masehi.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.
Kepala Dishub Kalsel M Fitri Hernadi mengatakan, program mudik gratis tersebut merupakan kegiatan telah beberapa kali dilaksanakan oleh pemerintah daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor perhubungan.
“Program mudik gratis ini sudah kesekian kalinya dilaksanakan oleh Pemprov Kalsel bersama para stakeholder perhubungan. Kami bekerja sama dengan Jasa Raharja, BNN, Dinas Kesehatan, para penyedia kendaraan dari SKPD serta asosiasi pemilik kendaraan,” kata Fitri, di Banjarbaru, Jum’at (13/03/2026).
Dia menjelaskan, penyelenggaraan mudik gratis tidak hanya dilakukan oleh Pemprov Kalsel, tetapi juga didukung oleh berbagai instansi dan pemerintah daerah lainnya, seperti Pemerintah Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarbaru, Polda Kalsel serta sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Kalsel.
Untuk program difasilitasi oleh Pemprov Kalsel, jelas dia, Dishub menyediakan 27 unit minibus dengan titik keberangkatan utama di Terminal Kilometer 6 (Palnam), Kota Banjarmasin, serta sebagian armada dari Banjarbaru.
“Untuk armada disediakan Pemprov ada 27 minibus. Di Banjarbaru ada sembilan unit, paling banyak di Banjarmasin. Setiap kendaraan berkapasitas sekitar 12 orang, tetapi kami batasi 10 penumpang agar ada ruang untuk barang bawaan pemudik,” jelasnya.
Adapun rute yang disediakan pada program mudik gratis tahun 2026, terang dia, meliputi tujuan wilayah Banua Anam dan Kotabaru.
Dari dua tujuan tersebut, sambung dia, wilayah Banua Anam, khususnya Kota Amuntai menjadi tujuan paling diminati oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, dari dua tujuan kita siapkan yaitu Banua Anam dan Kotabaru, paling banyak diminati masyarakat saat ini adalah tujuan Banua Anam, khususnya ke Kota Amuntai,” ungkapnya.
Lebih lanjut Fitri menyampaikan,pada tahun 2026 pemerintah juga mengkampanyekan mudik lebih awal sesuai arahan dari Kementerian Perhubungan.
Hal tersebut, tegas dia, dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan yang biasanya terjadi menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri.
“Dari Kementerian Perhubungan mengkampanyekan mudik lebih awal karena tahun ini masa libur cukup panjang. Jika masyarakat mudik bersamaan mendekati hari raya, potensi kemacetan akan meningkat. Dengan mudik lebih awal dan arus balik yang bertahap, kita berharap kemacetan bisa dihindari,” tandasnya.
Selain itu, papar dia, Dishub Kalsel juga mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di kawasan wisata setelah hari raya dengan melakukan koordinasi dan sinkronisasi jadwal transportasi bersama berbagai pihak.
“Tidak hanya arus mudik, kami juga mengantisipasi pergerakan masyarakat ke daerah wisata setelah hari raya karena itu juga bisa menjadi sumber kemacetan. Mudah-mudahan dengan kampanye mudik awal ini, potensi kemacetan baik sebelum maupun sesudah lebaran bisa diminimalisir,” demikian pungkasnya.(red/MC Kalsel/scw)














