BATOLA, teladankalimantan.com–Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Barito Kuala (Disdukcapil Batola) mengawali Pelayanan Aktivasi Kependudukan Digital dan Perekaman KTP Elektronik, di SMA Negeri Tabunganen dan Desa Tabunganen Muara, Kecamatan Tabunganen, Selasa (3/6).
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Batola, Hidayat Rahmatullah mengatakan, Disdukcapil Batola mengawali kegiatan Pelayanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital dan Perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, di 34 Desa dan 34 Sekolah di wilayah Kabupaten Barito Kuala dan diawali di SMA Negeri Tabunganen dan Desa Tabunganen Muara, Kecamatan Tabunganen.
“Kegiatan ini terdiri dari, aktivasi IKD, perekaman KTP elektronik, pencetakan KTP elektronik, pelayanan surat keterangan surat pindah datang dan fasilitas surat pindah untuk warga terlanjur tinggal di Kabupaten Batola dalam rangka meminalisir penduduk-penduduk non permanen yang ada di Kabupaten Batola,” kata Rahmatullah.
Menurut Rahmatullah, fungsi jemput bola dalam pelayanan adminduk adalah mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh ke kantor Dukcapil.
Kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan pengurusan dokumen kependudukan seperti IKD yang meliputi:
1. Mempermudah akses:
Layanan jemput bola membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan adminduk, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan fisik.
2. Meningkatkan kepemilikan dokumen ; Dengan adanya layanan ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan akurat, sehingga mereka dapat lebih mudah mengakses pelayanan publik.
3 Peningkatan kesadaran:
Jemput bola juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan cara pengurusannya.
Percepatan pelayanan:
Proses pengurusan dokumen kependudukan menjadi lebih cepat dan efisien karena petugas langsung mendatangi masyarakat.
4 Konsultasi langsung:
Masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan petugas Dukcapil terkait masalah administrasi kependudukanKTP, KK, dan akta kelahiran.
Pelajar Antusias
Sementara itu, antusiasme Pelajar SMA 1 Tabunganen dalam melakukan rekam e-KTP dan mengurus dokumen kependudukan sangat tinggi.
Hal ini terlihat dari banyaknya pelajar yang mengantri untuk melakukan perekaman data biometrik, cetak ektp dan mengurus dokumen kependudukan lainnya.
Pelajar dan para guru SMA 1 Tabunganen menyambut baik program Adminduk Sekolah karena dirasa dapat memudahkan mereka dalam mengurus dokumen kependudukan dan meningkatkan keamanan data pribadi. Dukcapil Barito Kuala sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat proses pengurusan dokumen kependudukan.

Dengan adanya program Adminduk Sekolah, pelajar dapat memiliki dokumen kependudukan yang valid dan sah, sehingga dapat memudahkan mereka dalam mengakses berbagai layanan publik dan melakukan aktivitas sehari-hari.
“Antusiasme pelajar dan para guru ini menunjukkan bahwa program Adminduk Sekolah sangat bermanfaat dan efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” pungkas Rahmatullah. (red/ist)














