MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala (Dinkes Batola) membuka tiga Posko Pelayanan Kesehatan di tiga tempat terdampak banjir.
Ketiga Posko Pelayanan Kesehatan itu berada di KecamatanTabukan, Desa Balukung dan Kecamatan Kuripan.
“Dinas Kesehatan Batola menjadi bagian dari Pemkab Batola dalam tanggap darurat banjir,” ujar Kepala Dinkes Batola, Sugimin, saat menghadiri penyerahan bantuan sembako dari Bupati Batola, H Bahrul Ilmi, di Kecamatan Tabukan, Rabu (14/05/2025).
Menurut pria ramah ini, upaya dilakukan Dinkes Batola, pertama semua ibu hamil, semua bayi dan semua Balita pihaknya berikan bahan makan tambahan (BMT).
“Selain itu kita buka pos kesehatan 24 jam. Jadi kalau ada keluhan kesehatan, penyakit warga bisa meminta bantuan ke tenaga medis di posko kesehatan,” ucap Sugimin.
Dijelaskannya, setiap hari empat tenaga medis disiapkan di posko kesehatan untuk melayani warga terdampak banjir.
“Pesan saya kepada masyarakat pemerintah daerah hadir, dinas kesehatan hadir, bagaimana masyarakat itu lagi diuji. Semoga banjir ini cepat surut dan masyarakat bisa beraktifitas kembali dan Insya Alkah dinas kesehatan tetap mengawal penyakit-penyakit ikutan pasca banjir seperti, diare, penyakit kulit, dan ispa akan terus kita pantau,” tegasnya.
Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Tabukan, Fenny Yuniardi menambahkan, untuk saat ini dampak banjir terhadap kesehatan masyarakat belum signifikan.
“Tetapi ada beberapa warga menggunakan fasilitas posko ini, terutama terkena penyakit terdampak karena banjir seperti, gatal-gatal, ispa, diare dan hipertensi. Kita juga terbuka untuk umum,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, pelayanan Posko Kesehatan tersebut dimulai dari tanggal 05 hingga 19 Mei 2025 atau sesuai SK Bupati Batola,” tandasnya.
“Saat ini terdata penyakit diderita warga mayoritas hipertensi karena stress dampak banjir, mag dan gatal-gatal. Total terdata di Posko Pelayanan Kesehatan sebanyak 167 pasien,” ungkapnya.
Dia berharap, masyarakat tetap tenang dan santai karena banjir wilayah Kecamatan Tabukan sudah mulai surut akan tetapi dampaknya tetap pihaknya atasi.
“Kita berharap Posko ini masih berdiri dan masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini,” demikian tutupnya.(red)















