MARABAHAN,Teladankalimantan.com-Kepala Dinas Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Barito Kuala (Kadis Kopperindag Batola) Hery Sasmita mengatakan, Pasar Rakyat diselenggarakan bertujuan untuk menggerakan roda perekonomian daerah serta mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Antusias pelaku usaha tahun ini sangat luar biasa,”ujar Hery Sasmita, pada acara penutupan Pasar Rakyat Tahun 2026.
Menurut dia, partisipasi stand dan tenda pada Pasar Rakyat kali ini adalah, pedagang kaki lima sebanyak 99 tenda terdiri dari 22 tenda menampung 88 pelaku usaha dan lima tenda menampung penjual pentol, jajanan dan lain.
“Dari kegiatan Pasar Rakyat tersebut, Sektor Kuliner menjadi penyumbang terbesar dengan total omset Rp859.336.000, Sektor PKL sebesar Rp464.782.000, Wahana Permainan sebesar Rp112.111.000 dan Organisasi sebesar Rp111.698.405,”terangnya.
Dijelaskannya, capaian dari semua itu sebesar Rp1,5 miliar dalam 10 hari, ini membuktikan bahwa daya beli masyarakat sangat baik dan Pasar Rakyat benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Batola.
a
Sementara, Wabup Batola Herman Susilo mengucapkan terimakasih kepada panitia, semua pihak yang terlibat dalam acara Pasar Rakyat tersebut.
“Terimakasih banyak buat bapak, ibu sekalian warga Barito Kuala. Mudah-mudahan ke depan kita bisa bertemu lagi dengan hiburan lebih meriah lagi, sehingga UMKM kita bisa meningkat,”ungkap Herman Susilo dihadapan ribuan pengujung malam itu.
Selain itu, dia jua meminta, kepada pengunjung malam itu agar mendoakan warga Batola, khususnya terkena musibah kebanjiran dan Kalsel pada umumnya supaya bencana tersebut cepat selesai.
Terpisah, Ketua Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Batola Susilawati mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Batola menyediakan stand secara gratis pad pelaksanaan Pasar Rakyat digelar dari tanggal 12 hingga 21 Januari 2026 tersebut.
“Semoga dengan adanya Pasar Rakyat ini, HARPI Melati Batola semakin dikenal di seluruh wilayah Batola,” tegas pemilik She Wedding Marabahan.
Dia berharap, HARPI Melati Batola semakin berkembang dan anggota perias pengantin di daerah tersebut bisa bergabung di HARPI Melati Batola.
Ditambahkan salah satu UMKM asal Tanah Laut Endang Septiani, keikutsertaan pada Pasar Rakyat di Batola merupakan kebanggaan baginya karena satu-satunya UMKM datang dari Kabupaten Tanah Laut.
“Yang saya jual berupa minuman segar, Baby Crab, Rajungan produk dari Peliahari langsung dan Bakso Korea,” terangnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Wakil Bupati (Wabup) Batola Herman Susilo secara resmi menutup pelaksanaan Pasar Rakyat Tahun 2026 berlangsung dari tanggal 12 hingga 21 Januari 2026, di kawasan Lapangan 5 Desember Marabahan, Rabu (21/01/2026) malam.
Sebelum ditutup Wabup Batola Herman Susilo, ribuan pengunjung Pasar Rakyat malam itu dihibur beberapa buah lagu berirama R&B dan Pop dari Big Boss Band asal Kota Banjarmasin.(red)















