KUALA KAPUAS – Kodim 1011 KLK menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan fisik Koperasi Merah Putih (KMP) untuk wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, Jumat (7/11/2025). Rapat dipimpin Dandim Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro di Ruang Rapat Makodim Kuala Kapuas.
Sejumlah pejabat hadir, antara lain Sekda Kapuas Dr. Usis I Sangkai, pejabat dari Badan Keuangan dan Aset Kapuas, Disperindagkop Kapuas, serta pejabat dari Pulang Pisau.
Dalam pemaparannya, Dandim menyampaikan target nasional pada Januari mendatang adalah 80.000 gerai KMP. Kapuas sendiri menargetkan 231 gerai sesuai jumlah desa/kelurahan, sedangkan Pulang Pisau menargetkan 99 gerai.
Menurut Dandim, pemerintah pusat telah membentuk Satgas Percepatan melalui SKB 5 Menteri, dan salah satunya menunjuk TNI untuk melakukan konstruksi fisik dengan spesifikasi standar 20×30 meter.
“Tantangannya besar, khususnya di Kalteng. Ketersediaan lahan, proses penimbunan dan pancangan bangunan sampai anggaran menjadi kendala. Karena itu semangat gotong royong Pemda, TNI, dan masyarakat harus diperkuat,” ujarnya.
Dandim juga menyambut baik kebijakan Kementerian Kesehatan yang memperbolehkan pembangunan gerai KMP memanfaatkan area Postu yang memiliki lahan memungkinkan.
Sementara itu Kadis Perindagkop dan UKM Pulang Pisau Elieser Jaya menyebut hingga saat ini ada 19 KMP di wilayahnya yang sudah siap. Namun ia mengakui beberapa desa kemungkinan akan menghadapi kendala jika pembangunan harus mengikuti desain standar.
Sekda Kapuas Dr. Usis I Sangkai menambahkan, Pemkab Kapuas mendukung percepatan ini dan meminta Badan Keuangan dan Aset mendata aset desa yang berpotensi dijadikan lokasi gerai.
“Jika memungkinkan, kita siap mendukung penuh. Selanjutnya kita siapkan mekanisme dan formulanya,” tutup Usis. (Nas/hr)














