Kuala Kapuas– Intensitas hujan yang terus meningkat di wilayah Kabupaten Kapuas menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kapuas, masyarakat diimbau waspada terhadap potensi banjir dan gerakan tanah.
Informasi dari BMKG Palangka Raya menyebutkan, hujan dengan intensitas menengah hingga sedang berpeluang terjadi di sebagian besar wilayah Kapuas.
Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran Sojuaon Pandiangan, menjelaskan bahwa potensi banjir dengan tingkat rendah hingga menengah tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Dadahup, Kapuas Murung, Kapuas Hilir, Kapuas Timur, Tamban Catur, Kapuas Tengah, Kapuas Hulu, Mantangai, Pasak Talawang dan Mandau Talawang.
Sementara itu, potensi gerakan tanah pada Februari 2026 berada pada kategori menengah, khususnya di wilayah Kapuas Hulu dan Mandau Talawang.
Menurutnya, peringatan dini ini bertujuan agar masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan terburuk. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat berlangsung dalam waktu lama.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan keluarga, termasuk menyimpan dokumen penting di tempat aman dan kedap air serta memastikan jalur evakuasi dapat diakses dengan baik.
“Jika terjadi keadaan darurat atau menemukan fenomena alam yang berpotensi membahayakan, segera laporkan ke aparat setempat atau langsung ke BPBD agar bisa segera dilakukan penanganan,” tegasnya.
BPBD Kapuas membuka layanan pengaduan melalui call center 081255635310 dan 08978391386 yang siap merespon laporan masyarakat dengan cepat.



















