JAKARTA, teladankalimantan.com-Ida Dayak (50) viral belakangan ini. Ratusan hingga ribuan warga rela mengantre demi bisa mendapat pengobatan dari perempuan kelahiran Lotim yang juga pemegang KTP dari Kabupaten Paser, Kaltim, ini.
Metode pengobatannya yang tanpa operasi, hanya menggunakan minyak khusus dan rapalan doa-doa, membuat masyarakat tertarik.
Ketertarikan masyarakat bisa jadi juga disumbang oleh konten-konten yang bermunculan di platform media sosial, misalnya YouTube.
Di platform video sharing ini, video Ida Dayak dengan berbagai judul muncul, mulai dari praktik pengobatannya hingga kabar yang ternyata hoaks atau manipulatif. Diharapkan masyarakat tidak termakan oleh kabar hoaks tersebut.
Berikut beberapa hoaks soal Ida Dayak sebagaimana yang dilansir dari kumparan:
Ida Dayak Terima Penghargaan dari Presiden Jokowi, Beredar di media sosial Facebook dan YouTube yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diklaim sedang memberikan penghargaan kepada Ida Dayak.
Dikutip dari website Kominfo, informasi tersebut dipastikan hoaks. Video tersebut telah mengalami proses manipulasi. Salah satu potongan video tersebut merupakan video saat Presiden Jokowi menerima penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) pada Agustus 2022.
Foto yang identik dengan potongan video itu dimuat di artikel berita berjudul “Indonesia terima penghargaan IRRI atas capaian swasembada beras” yang terbit di situs antaranews.com pada 14 Agustus 2022.
Saat itu Indonesia menerima penghargaan dari IRRI atas keberhasilannya yang dinilai mencapai swasembada beras dan meningkatkan sistem ketahanan pangan dengan baik.
Video lainnya adalah soal Ida Dayak mendapat mobil dan uang tunai dari Jokowi. Thumbnail video YouTube itu memperlihatkan kolase potret Jokowi, kunci mobil, Ida Dayak dan sebuah mobil hitam.
Narasi dalam video menyebut kabar Ida Dayak menerima hadiah tersebut. Namun saat dilihat hingga selesai, tidak ada informasi yang menjelaskan soal kabar tersebut.
Selain itu tidak ditemukan keselarasan antara judul dan isi video yang ditayangkan. Thumbnail video juga merupakan hasil editan.
Dalam video itu Jokowi, seperti yang ditayangkan dalam YouTube Setpres, Presiden RI Joko Widodo di acara pembukaan Bahaupm Bide Bahana Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) di Rumah Radakng, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (29/11/2022).
Selanjutnya, Ida Dayak Diundang Makan di Istana oleh Presiden Jokowi, Ada juga kabar Ida Dayak diundang makan di Istana juga tidak benar. Thumbnail video itu berjudul “Hari Ini Presiden Jokowi Undang Ibu Ida Dayak Makan Bersama Di Istana Terharu Bahagia”.
Narasi yang disampaikan undangan itu karena Ida Dayak berhasil menyembuhkan berbagai penyakit. Ada foto-foto Ida Dayak dan Jokowi sedang makan bersama.
Saat ditelusuri, video Jokowi makan itu bukan bersama Ida Dayak, tetapi video Jokowi makan siang di Istana dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Senin 21 November 2016. Foto-foto dalam video itu merupakan hasil editan.
Kabar lainnya adalah Ida Dayak menyembuhkan Pangeran Arab yang diunggah di YouTube dengan judul “Bu Ida Dayak Berhasil Sembuhkan Pangeran Arab Yang Koma 17 Tahun, Dapat Hadiah Emas”.
Foto-foto Ida Dayak, Jokowi dan Raja Salman ditampilkan dalam video tersebut. Narasi dalam video itu menyebutkan Jokowi mengutus Ida Dayak untuk memberi pengobatan kepada Pangeran Arab yang sudah koma selama 17 tahun. Informasi tersebut dipastikan tidak benar. Jokowi tidak pernah mengirim Ida Dayak untuk mengobati Pangeran Arab.
Dalam video itu juga ada foto saat Ida Dayak dikawal polisi dan disebutkan sedang dalam perjalanan ke Arab. Namun saat ditelusuri foto tersebut saat Ida Dayak melakukan pengobatan di Polres Bogor, bukan berangkat ke Arab. Sehingga informasi Ida Dayak menyembuhkan Pangeran Arab adalah hoaks.
Konten lainnya adalah soal Ida Dayak mendapat hadiah pedang emas dari Raja Salman. Dalam video itu ada potongan gambar Ida Dayak sedang menerima pedang emas dari Raja Salmah. Saat ditelusuri, pedang emas tersebut bukan hadiah untuk Ida Dayak.
Pedang itu merupakan pemberian Kerajaan Arab Saudi melalui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Usamah bin Abdullah Asyuaiby, yang diterima Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri pada Senin (6/3/2017). Pedang itu kemudian dilaporkan ke unit gratifikasi KPK.
Sementara itu, Istana juga menegaskan bahwa konten-konten yang disebut Jokowi menerima Ida Dayak ataupun memberi penghargaan, semuanya hoaks. Masyarakat diharap tidak terkecoh.
Ida Dayak meraih popularitas berkat medsos. Perempuan yang tinggal di Cibinong, Bogor, ini juga difasilitasi TNI dan Polri di Bogor untuk mengadakan pengobatan. (red)














