MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Bupati Barito Kuala (Batola), H Bahrul Ilmi dalam sambutannya disampaikan Wabup Batola, Herman Susilo mengatakan, pemerintah kabupaten (Pemkab) harus mengapresiasi untuk ibu-ibu bidan, karena menjadi seorang bidan tidak gampang, tidak mudah, memerlukan biaya praktik persalinan luar biasa.
“Mudah-mudahan kerja bidan ini menjadi amal jariyah, karena ibu-ibu bidan adalah cikal bakal menghidupkan manusia yang pertama kali,” ujarnya pada pelantikan sekaligus Muscab VII Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Batola, di Aula Selidah, Minggu (18/05/2025).
Menurut dia, Ibu bidan inilah memberikan pertolongan pertama kepada umat manusia.
“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa bersilaturahmi kembali dan bisa berkesinambungan dalam kegiatan kebidanan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan, Kabupaten Batola membuka kesempatan untuk menambah keilmuan sesuai dengan misi, yaitu kerjasama dengan Uniska, Politenik Hasnur dan UMB yang merupakan program beasiswa.
“Saya pribadi sudah berkoordinasi dengan UMB, nanti teknis MoU dengan pemerintahan daerah. Teruntuk ibu-ibu bidan bisa meningkatkan sertifikasinya atau S1-nya, sehingga bisa menjalankan programnya sesuai dengan kegiatan kita,” pungkasnya.
Acara bertemakan: Satukan Langkah dalam Transformasi untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan dan Berkesinambungan Berbasis Bukti tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Batola, Herman Susilo.
Pelantikan Pengurus Cabang IBI Kabupaten Batola oleh Pengurus Daerah IBI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia VII dibuka Wabup Batola, Herman Susilo.(red/aa/diskominfo batola)














