MARABAHAN,Teladankalimantan.com– Bupati Barito Kuala (Batola) H Bahrul Ilmi bersama Sekretaris Daerah (Sekda) H Zulkipli Yadi Noor serta jajaran terkait melakukan peninjauan langsung kondisi wilayah Kecamatan Mandastana dan Jejangkit, Minggu (11/01/2026).
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Antasan Segera, Kecamatan Mandastana. Kondisi banjir di desa tersebut tergolong cukup parah dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Untuk mencapai lokasi, rombongan Bupati harus menerobos genangan banjir menggunakan kelotok. Di Desa Antasan Segara, tercatat sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang saat ini terisolir akibat banjir.
Banjir melanda wilayah tersebut telah terjadi sejak 27 Desember 2025 dan berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Salah satunya dialami oleh Bapak Mistar, seorang pekebun lombok terpaksa menghentikan aktivitasnya akibat banjir.
“Air di wilayah Antasan Segera cukup dalam. Mudah-mudahan kehadiran pemerintah daerah dapat membantu dan meringankan beban masyarakat disini,” ujar bupati saat berdialog dengan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kesehatan serta Satpol PP menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan bantuan uang tunai kepada 20 KK terdampak di Desa Antasan Segera.
“Insyaallah, setelah banjir surut, akses jalan menuju desa ini akan kita perbaiki agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ucap H Bahrul Ilmi.
Selain bantuan jangka pendek, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) juga menyiapkan solusi jangka panjang berupa normalisasi sungai guna meminimalisir terulangnya bencana banjir di masa mendatang, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.(red/diskominfo batola)















