MARABAHAN,teladankalimantan.com-
Bupati Barito Kuala (Batola), H Bahrul Ilmi menerima sesi wawancara bersama Antaranews TV membahas tentang Desa Pulau Sewangi sebagai percontohan program Ruang Bersama Indonesia (RBI), di Kantor Bupati setempat, Jum’at (07/03/2025).
“Saya bangga dan menyambut baik program RBI di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Batola menjadi satu-satunya di Kalimantan dan hanya ada enam percontohan RBI di Indonesia,” ujar H Bahrul Ilmi.
Bahkan, sebut dia, sebelum jadi bupati saja, dirinya sudah hadir sebagai tokoh masyarakat saat ada Menteri PPA ke lokasi launching RBI di Pulau Sewangi tanggal 05 Desember 2024 lalu.
“Apalagi sekarang saya sudah jadi bupati, tentu saya akan dukung penuh program ini, karena sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kekerasan bagi anak dan perempuan,” papar bupati.
Lokasi RBI di Desa Pulau Sewangi, jelas dia, masyarakat di desa tersebut telah memanfaatkan lumbung desa sebagai lokasi RBI.
Lumbung desa itu, kata dia, telah direnovasi dan dilengkapi dengan fasilitas memadai untuk mendukung kegiatan RBI.
“Sebagai bupati saya juga meminta Dinas PPKBP3A Batola untuk mendukung fasilitas kegiatan RBI dan memastikan program ini berjalan efektif dan efisien” terangnya.
Menurut dia, desa ideal adalah desa yang masyarakatnya sejahtera, berpendidikan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan.
Bupati juga berharap, desa ideal memiliki infrastruktur memadai seperti, jalan, jembatan dan fasilitas kesehatan serta pendidikan.
“Tentunya saya berharap program RBI di Desa Pulau Sewangi dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Batola, seluruh Kalimantan dan se-Indonesia. Saya juga berharap program ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kekerasan bagi anak dan perempuan di daerah kami, Barito Kuala tercinta, “pungkasnya.
Ruang Bersama Indonesia (RBI) merupakan program KemenPPPA sebagai pusat dari Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Desa Pulau Sewangi Kabupaten Batola telah dipilih menjadi proyek percontohan program RBI, satu dari enam desa se-Indonesia.
Pada wawancara tersebut juga hadir Kepala Dinas Kominfo, Hery Sasmita dan Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Batola, Akhmad Wahyuni.(red/diskominfo batola)















