KUALA PEMBUANG, teladankalimantan.com- Hari ketiga bulan suci Ramadhan harga bahan pokok (Bapok) di Seruyan, masih terbilang mahal.
Kenaikan harga tersebut juga di tanggapi oleh Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, menurutnya kenaikan harga bapok, merupakan hal wajar, pasalnya saat ramadhan jumlah konsumen sangat meningkat.
“Kenaikan, harga saat Ramadhan ini, hal yang wajar tingginya permintaan konsumen. Kami dari Pemerintah Daerah juga, akan melakukan operasi pasar nantinya, menindaklanjuti hal tersebut, “ucap, Djainuddin, Kamis (14/03)
Pj Bupati Seruyan, juga menjelaskan kenaikan harga bahan pokok yang di alami saat ini, masih dalam batas wajar.
“Kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar, nantinya pihaknya juga akan melakukan pemantauan secara langsung ke lapangan, ” ucapnya.
Pantauan di lapangan, sejumlah komoditas Bahan Pokok yang mengalami kenaikan, di antaranya beras, telur dan cabai.
Masno, pedagang di Pasar Saik Kuala Pembuang, mengungkapkan, saat ini kenaikan harga beras saat Ramadhan cukup tinggi.
Kenaikan mulai dari beras kualitas, standar dari harga Rp 13.000,00 per kilogram sekarang menjadi Rp 17.000,00 siap Rp 19.000,00 per kilogram tergantung merek.
“Beras saat ini cukup, mencekik untuk kami para pedagang, terutama untuk konsumen di Seruyan, hal tersebut kerap menjadi keluhan para pembeli, ” katanya.
Selain, itu kenaikan harga juga di alami oleh beberapa bahan pokok di antaranya, telur ayam ras, mulai dari harga Rp 2000 per butir sekarang menjadi Rp 2500 per butir. Sedangkan untuk cabai rawit untuk per kilogramnya saat ini di harga Rp 100.000,00, sedangkan untuk cabai keriting harga per kilogramnya sebesar Rp 150.000,00 .
Masno menambahkan, kenaikan harga saat Ramadhan sudah menjadi hal yang biasa, kendati demikian pihaknya berharap, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, dapat menindaklanjuti hal tersebut sehingga harga Bahan pokok dapat kembali normal. (red)














