JAKARTA, teladankalimantan.com– Calon presiden nomor urut satu Anies Baswedan berjanji akan memberantas mafia pangan. Anies menilai kondisi saat ini harga beras dirasa mahal sementara para petani hanya menjual dengan harga murah.
“Kalau harga beras mahal tapi dirasakan oleh petani, maka mungkin kita akan ikhlas. Tapi kita bayar beras mahal petani terimanya murah, uangnya hilang di jalan, ini mafia yang akan kita berantas melalui bulan Februari besok. Mereka yang membuat bahan pokok kita jadi mahal,” kata Anies saat kampanye di GOR Pancing, Medan, Sumatera Utara, Minggu (3/12/2023).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, akibat perbuatan mafia, petani dan rakyat dibuat susah.
“Hari ini petani bekerja keras, tapi harga jual gabahnya murah. Keluarga bekerja keras, uangnya abis untuk membeli beras yang mahal,” kata Anies Baswedan.
Kepada pendukungnya, Anies menanyakan apakah saat ini harga pangan murah atau lapangan pekerjaan mudah. Para pendukungnya bersahutan mengiyakan pernyataan Anies tersebut.
Karena itu, Anies mendorong adanya perubahan agar harga barang pokok bisa menjadi murah dan lapangan pekerjaan tersedia banyak.
“Yang ada di sini kita mendorong perubahan, kita ikhtiarkan perubahan, supaya yang akan kita lakukan kebutuhan pokok harganya kembali murah, lapangan pekerjaaan tersedia untuk semua,” kata Anies.
Anies mengajak masyarakat mengubah kondisi itu dengan memilih Anies-Muhaimin pada pilpres 2024. Anies berjanji agenda-agenda perubahan tak akan membuat masyarakat menjadi sulit.
“Jika kita kerjakan dengan serius. Insyaallah dengan kewenangan yang didapat, kita lakukan perubahan untuk Indonesia yang lebih adil bagi semuanya,” kata capres yang diusung Partai Nasdem, PKB dan PKS itu. (red/ist)














