Teladan KalimantanTeladan KalimantanTeladan Kalimantan
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
    • Pemprov Kalsel
    • Barito Kuala
    • Balangan
    • Banjar
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Kotabaru
    • Tabalong
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Tapin
  • Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Nasional
    • Serba Serbi
    • Sosok
Reading: Bertahan Hidup di Amazon, 4 Anak Selamat Usai 40 Hari Laka Pesawat
Teladan KalimantanTeladan Kalimantan
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
  • Home
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Selatan
    • Pemprov Kalsel
    • Barito Kuala
    • Balangan
    • Banjar
    • Banjarbaru
    • Banjarmasin
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Kotabaru
    • Tabalong
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Tapin
  • Kalimantan Tengah
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Palangka Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Kalimantan
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
  • Legislatif
  • Teladan TV
  • Lainnya
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Nasional
    • Serba Serbi
    • Sosok
Ikuti kami
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
© 2023-2026 Teladan Kalimantan. All Right Reserved
Home » Headline

Bertahan Hidup di Amazon, 4 Anak Selamat Usai 40 Hari Laka Pesawat

Minggu 11 Juni 2023
Share
Tim penyelemat saat mengevakuasi 4 anak yang selamat di hutan Amazon. (istimewa)

Teladankalimantan.com-Sejak 40 hari kecelakaan, empat anak ditemukan masih hidup di dalam hutan Amazon. Bagaimana bisa mereka bertahan hidup?

Keempat bersaudara itu selamat dari kecelakaan pesawat kecil pada 1 Mei yang merenggut nyawa pilot, ibu mereka, dan penumpang dewasa lainnya.

Luis Acosta dari National Indigenous Organization of Colombia (ONIC), dikutip dari AFP, menyebut mereka memakan biji-bijian, buah-buahan, akar-akaran, dan tanaman yang mereka anggap dapat dimakan dari masa kecil mereka di wilayah Amazon.

Keempat anak tersebut merupakan anggota Suku Huitoto, penduduk asli di Kolombia dan Peru. Mereka masih berusia 13 tahun, 9 tahun, 4 tahun, dan bayi 11 bulan.

Menurut Organisasi Nasional Masyarakat Adat Kolombia (OPIAC), pengetahuan soal yang boleh dan tak boleh dimakan di hutan didapat berkat pengetahuan pribumi yang diajarkan kepada mereka.

“Kelangsungan hidup anak-anak merupakan tanda pengetahuan dan hubungan dengan lingkungan alam yang diajarkan sejak dalam kandungan ibu,” kata OPIAC, dalam rilisnya, dikutip dari AFP.

“Anak-anak semak”, demikian kakek mereka memanggil empat bocah itu, selamat usai makan tepung yucca yang ada di atas pesawat yang hancur, dan memungut parsel bantuan yang dijatuhkan oleh helikopter pencari.

Senada, juru bicara militer Kolombia Pedro Arnulfo Sánchez Suárez mengatakan keempatnya bisa bertahan karena mengkonsumsi tepung singkong kasar (farina) yang biasanya digunakan oleh suku asli di wilayah tersebut.

“Beberapa hari setelah kecelakaan itu, mereka memakan farina yang mereka bawa ke sana, tetapi mereka (akhirnya) kehabisan makanan dan memutuskan untuk mencari tempat di mana mereka bisa bertahan hidup,” kata Suárez dikutip dari CNN, Minggu (11/6).

Meski dalam keadaan lemah saat ditemukan, keempat anak tersebut masih bernyawa.

“Mereka kekurangan gizi tetapi sepenuhnya sadar dan sadar ketika kami menemukan mereka,” tambah dia.

Saat ini semuanya sedang dalam pemulihan di sebuah rumah sakit di ibu kota Kolombia, Bogota.

“Mereka mengetahui apa yang harus dimakan dan apa yang tidak boleh dimakan serta menemukan air yang membuat mereka tetap hidup. Ini tidak mungkin terjadi [jika mereka] tidak terbiasa dengan jenis lingkungan yang tidak bersahabat itu,” jelasnya.

Selama operasi pencarian, tentara bekerja sama dengan pelacak Pribumi selama 20 hari. Lebih dari 80 sukarelawan dari wilayah adat di Caqueta, Putumayo, Meta, dan Amazonas, bergabung dengan sekitar 100 tentara dalam apa yang disebut “Operasi Harapan”.

“Kami memiliki hubungan khusus dengan alam,” kata Javier Betancourt, pemimpin ONIC lainnya. “Dunia membutuhkan hubungan khusus seperti ini dengan alam, untuk mendukung orang-orang seperti Pribumi yang tinggal di hutan dan merawatnya.”

Presiden Gustavo Petro memuji apa yang disebutnya sebagai “pertemuan pengetahuan pribumi dan militer” yang menurutnya menunjukkan rasa hormat terhadap hutan.

Helikopter tentara menyiarkan rekaman nenek anak-anak tersebut yang mengatakan kepada mereka dalam bahasa pribumi Huitoto untuk tetap diam di satu tempat sampai tim penyelamat mencapai mereka.

Saat tentara merencanakan perincian operasional, para pelacak jejak pribumi mengadakan ritual untuk berkomunikasi dengan ‘roh’ hutan, menggunakan mambe, pasta yang terbuat dari daun koka dan abu, serta chirrinchi, minuman fermentasi.

Menggunakan parang, penyelamat menebang pohon dan menandainya dengan cat semprot untuk membimbing anak-anak.

Pengetahuan pengobatan asli juga digunakan untuk beradaptasi dengan kondisi hutan yang sulit, mengobati goresan, serpihan, gigitan serangga, kelelahan, dan rasa sakit fisik. (red/ist)

https://teladankalimantan.com/wp-content/uploads/2026/02/Blue-and-White-Modern-Aesthetic-Ramadan-Mubarak-teladankalimantan_50_50_50-1.mp4
Berita sebelumnya Mardiono: Sandiaga Uno Resmi Bergabung ke PPP pada 14 Juni 2023
Berita selanjutnya Covid-19 Ini Aturan Terbaru Satgas Covid-19
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Dewan Minta Jabatan Eselon Masih Kosong di Pemkab Batola Segera Diisi
Barito Kuala Headline Legislatif Peristiwa
Pemkab Batola Safari Ramadhan 1447 Hijirah Bersama Perwakilan Kecamatan Belawang dan Kecamatan Jejangkit
Barito Kuala Kalimantan Selatan Peristiwa
Gubernur H Muhidin Ajak Seluruh Unsur Pemerintah dan Masyarakat Memperkuat Sinergi Membangun Daerah
Banjarmasin Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa
Gubernur H Muhidin Sebut Inflasi di Kalsel Dipengaruhi Listrik dan Emas
Ekonomi dan Bisnis Kalimantan Selatan Pemprov Kalsel Peristiwa

Berita Menarik Lainnya

BanjarmasinKalimantan SelatanPemprov KalselPeristiwa

Gubernur H Muhidin Ungkapkan Duka Mendalam Atas Insiden Kecelakaan Helikopter BK117-D3

Sabtu 6 September 2025
BanjarmasinKalimantan SelatanPemprov KalselPeristiwa

H Hasnuryadi Sulaiman Pimpin DPW ICDN Kalsel

Senin 8 Desember 2025
HeadlineNasional

Buruh KSPSI dan KASBI Demo MK dan Istana

Kamis 10 Agustus 2023
Peristiwa

Tragis! Bripda Naufal Tewas Kecelakaan Usai Amankan Pleno Rekapitulasi Pemilu

Jumat 1 Maret 2024
Teladan KalimantanTeladan Kalimantan
Ikuti kami
© 2023-2026 Teladan Kalimantan. All Right Reserved
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Selamat Datang

Masuknya pelan-pelan saja ya....

Username or Email Address
Password

Kada Ingat Password