Muara Teweh – Upaya meningkatkan ketahanan sosial masyarakat terus dilakukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Barito Utara dengan menggelar kaji banding ke Semarang, kota yang dikenal memiliki kultur multikultural yang berkembang pesat.
Rombongan FKDM bersama perwakilan Kesbangpol Barito Utara berangkat pada Minggu pagi (23/11/2025). Mereka akan mengikuti rangkaian diskusi dan bertukar pengalaman dengan FKDM dan Kesbangpol Kota Semarang terkait metode deteksi dini dan penguatan toleransi.
Kepala Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, mengatakan bahwa studi ini menjadi bagian dari penajaman program kerja FKDM tahun 2026. Menurutnya, pendekatan langsung ke daerah yang lebih mapan secara sosial sangat diperlukan untuk memperkuat strategi di tingkat lokal.
“Kami meminta seluruh hasil kegiatan dirangkum dalam bentuk laporan sebagai bahan untuk pemerintah daerah. Ini penting sebagai acuan dalam memperkokoh suasana rukun di Barito Utara,” ungkapnya.
Ketua FKDM Barito Utara, H. Rakhmadi, mengakui bahwa kaji banding ini menjadi kesempatan bagi pengurus untuk memperkaya wawasan. “Alhamdulillah kegiatan bisa terlaksana. Kami ingin mendapatkan contoh nyata dari Semarang agar bisa diterapkan sesuai kondisi daerah kita,” ujarnya. (red)














