BANJARMASIN,teladankalimantan.com-
Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan (BI Kalsel), Fadjar Majardi mengatakan, dalam rangka melaksanakan amanat Undang-Undang No. 7/2011 tentang Mata Uang (UU Mata Uang), BI Kalsel kembali menggelar program Ekspedisi Rupiah Susur Sungai untuk mendistribusikan uang Rupiah ke seluruh pelosok negeri, termasuk daerah-daerah terpencil di Kalsel.
“Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi layak edar di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Fadjar Majardi, dalam siaran pers, Selasa (22/10/2024).
Selain menjalankan amanat UU Mata Uang, menurut dia, Ekspedisi Rupiah Susur Sungai juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
“Melalui program ini, BI turut menjaga stabilitas nilai Rupiah, meningkatkan inklusi keuangan serta memperkuat sistem pembayaran nasional, sehingga turut mewujudkan sistem keuangan yang sehat, stabil dan inklusif,” ucapnya.
Kegiatan tersebut, terang dia, juga mencerminkan sinergi strategis antara BI dengan TNI Angkatan Laut dalam memastikan distribusi Rupiah dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi darat.
“Kerja sama ini menjadi solusi atas tantangan geografis, terutama di wilayah Kalsel memiliki aliran sungai luas,” tandasnya.
Dengan dukungan TNI AL yang memiliki kapabilitas dan pengalaman mumpuni, sambung dia, BI optimis distribusi Rupiah akan berjalan dengan lancar, aman dan tepat sasaran.
“Program ini bukan hanya tentang distribusi uang, tetapi juga memiliki makna penting dalam menghadirkan simbol kedaulatan negara, yaitu Rupiah, ke seluruh pelosok negeri,” tandasnya.
Masyarakat di wilayah terpencil, terang dia, meskipun jauh dari pusat ekonomi, tetap memiliki hak sama untuk mendapatkan akses terhadap layanan keuangan yang disediakan oleh negara.
“Ini adalah bentuk kehadiran negara dalam memastikan inklusi keuangan di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut dia mengemukakan, rangkaian Ekspedisi Rupiah Susur Sungai meliputi layanan penukaran uang atau kas keliling serta sosialisasi edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah kepada masyarakat di Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan dan Kecamatan Bakumpai.
“BI juga menunjukkan kepedulian di bidang pendidikan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang ditujukan kepada empat sekolah, yakni SDN Tabatan Baru, SDN Rimbun Tulang di Kecamatan Kuripan serta SDN Lapasan 1 dan TK Dahlia di Kecamatan Bakumpai,” demikian tutupnya.(red/ril)















