KUALA KAPUAS– Lomba olahraga tradisional Balogo dan Bagasing turut menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini digelar di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Maluku, sejak Selasa (7/4/2026).
Pada lomba Balogo, pertandingan dibagi dalam kategori putra dan putri. Setiap regu terdiri dari tiga orang yang bekerja sama meraih kemenangan dengan durasi permainan selama dua menit.
Sementara itu, lomba Bagasing atau Tarung Bagasing diikuti puluhan regu dari 14 kecamatan se-Kabupaten Kapuas. Kompetisi ini juga dibagi dalam kategori putra dan putri.
Dalam pertandingan Bagasing, dikenal teknik “bacurai”, yakni cara memukul atau menikam gasing lawan. Peserta yang kalah akan menjadi pegasing pada ronde berikutnya dengan memasang gasing terlebih dahulu.
Mayoritas peserta berasal dari kalangan pelajar, yang menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga tradisional. Hal ini juga mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal.
Selain sebagai hiburan, kegiatan ini juga menjadi ajang seleksi menuju Festival Isen Mulang dalam rangka HUT Provinsi Kalimantan Tengah yang biasanya digelar pada Mei.
Ketua Panitia HUT Kapuas yang juga Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan, menyampaikan bahwa masih ada sejumlah lomba tradisional lainnya.
“Selain Balogo dan Bagasing yang telah selesai hari ini, masih ada lomba Manyipet dan Besei Kambe’ yang akan dilaksanakan besok,” ujarnya. (nas)

























