Muara Teweh – Upaya membangun budaya makan sehat kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Lomba Cipta Menu B2SA 2025. Gelaran ini menampilkan kreasi menu dari berbagai kecamatan dan organisasi wanita, mengusung konsep pangan lokal sebagai bahan utama.
Kepala DKPP Barito Utara, H. Siswandoyo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi bagian dari kampanye besar memperkuat ketahanan pangan daerah. Ia menyebutkan bahwa sesuai amanat Perpres 81 Tahun 2024, keberagaman pangan berbasis potensi lokal harus semakin digiatkan.
Para peserta yang hadir tak hanya membawa hidangan, tetapi juga menampilkan ide-ide baru dalam mengolah bahan pangan yang selama ini kurang dimanfaatkan. Kreativitas ini dinilai oleh juri dari TP PKK, RSUD Muara Teweh, dan praktisi kuliner yang memberikan perhatian pada nilai gizi dan keamanan pangan.
DKPP juga telah membangun kerja sama formal dengan TP PKK melalui MoU untuk memperluas program diversifikasi pangan lokal. Melalui pelatihan dan sosialisasi, masyarakat desa diajak mengenal cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat dan menarik.
Selain itu, program edukasi “B2SA Goes to School” terus diperluas agar anak-anak terbiasa mengonsumsi makanan bergizi sejak dini. Siswandoyo berharap seluruh gerakan ini dapat menjadi fondasi lahirnya generasi Barito Utara yang sehat dan berdaya saing. (red)














