MARABAHAN, teladankalimantan.com— Pada peringatan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1443 H sekaligus memperingati Haul KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul yang berlangsung di majelis Bahrul Ilmi, Handil Bakti, Alalak, Selasa malam (16/1/2024), Guru H Adi Rahman yang dalam tauziah menyampaikan, jika masa depan tersebut adalah ketika manusia masuk ke dalam liang lahat atau alam kubur.
“Jika kita di alam barzah atau alam kubur sudah mendapatkan nikmat, itu penentuan, dan tentunya orang yang ingin mendapatkan nikmat hendaknya mencari modal di dunia,” katanya.
Orang yang menginginkan akhirat ibarat orang behuma (bertani,red), kalau padi atau benih ditanam dapat dipastikan yang dipetik juga padi atau benih, sementara rumput atau semak belukar akan mengikuti. Tapi ketika kita menaman rumput 10 tahun benih tidak keluar.
Begitu juga ketika memandang akhirat, kita meyakni ada kehidupan setelah kematian, tentu tidak mensia-siakan modal yakni umur yang diberikan oleh Allah SWT kepada siapa saja baik itu orang alim, pejabat, kaya, miskin, cantik, tampan, jelek, tidak memandang siapapun.
“Allah memberikan waktu kepada kita sehari 24 jam, sehingga tinggal kita yang mengisi waktu. Orang2 sholeh mengisi dengan ibadah ilmu dan akal”.
Itulah betapa pentingnya mempelajari Ilmu agama sebagaimana yang diamanahkan oleh Abah Guru Sekumpul serta menghormati orangtua atau guru-guru yang melahirkan ilmu agama.
Dengan mengamalkan ilmu agama dan meniatkannnya, Insya Allah SWT akan memudahkan untuk menuntut ilmu. Namun menuntut ilmu, harus butuh ketekunan dan betul betul mencari guru yang mukhtabar, guru yang sahih ilmunya jangan sampai kita tersesat dalam menuntut ilmu agama.
“Mudah-mudahan kita semua selamat dunia akhirat, dan kabul hajat, mudah-mudahan kita semua tekumpul dengan sidin (Abah Guru Sekumpul) di bawah panjinya Baginda Rasulullah,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1443 H sekaligus memperingati Haul KH Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul juga dihadiri shohibul majelis DR H Bahrul Ilmi, istri Hj Noorhayati, dan keluarga, para habib, guru-guru agama, dan tokoh masyarakat.
Tampak hadir Guru Adi Rahman, Guru Ahmad Mubarok, Habib Muhammad Anies, dan Al Habib Abdurahman Al Habsy, serta Habib Abdullah Bhalgaits. (red)














