MARABAHAN, teladankalimantan.com- Bagi Arbain, salah satu penjual pentol sering mangkal di depan Aula DPC PPP Batola, ketika digelarnya pengajian rutin di Majelis Pengajian H Bahrul Ilmi merasa tenang dan senang.
“Saat melayani pembeli saya juga sambil mendengarkan tausyiah dari ustadz,” ujar pria asal Banjarmasin.
Menurut dia, berjualan di depan Majelis Pengajian H Bahrul Ilmi tidak saja mendapatkan keuntungan, namun lebih dari itu bisa mendapatkan ilmu agama.
“Saya merasa bersyukur mendapatkan tausyiah sambil berjualan. Semoga ini menjadi berkah,” tegasnya.
Terpisah, pedagang makanan ringan, Abdullah merasa senang berjualan di tempat tersebut, karena bisa mendengarkan tausyiah ulama dan ustadz.
“Apalagi di bulan suci Ramadhan, hanya serahun sekali sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan ilmu agama,” ungkapnya.
Dia juga mengucapkan terimakasih diizinkannya berjualan di depan lokasi pengajian tersebut.
“Semoga kita semua mendapatkan pahala dan keberkahan,” demikian tutupnya.(red)














