MARABAHAN,teladankalimantan.com- Aktivitas angkutan umum di Terminal Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola) saat ini sangat sepi penumpang , bahkan terkesan mati suri karena hampir tidak satupun taksi umum jurusan ke semua kecamatan di daerah tersebut beroperasi.
Salah satu sopir angkutan umum jurusan Handil Bakti- Marabahan, Yunus mengaku, angkutan umum jurusan Handil Bakti-Marabahan sangat sulit mendapatkan tumpangan.
“Perkembangan angkutan umum jurusan saat in jurusan Handil Bakti-Marabahan sulit sekali,” ujar Yunus, Selasa (23/07/2024).
Menurut dia, dalam satu minggu angkutan umum miliknya hanya dua hari bisa jalan, sementara lima harinya tidak beroperasi karena sepinya penumpang.
“Dua hari itu, Sabtu dan Minggu saja beroperasi, bahkan ada yang tidak beroperasi sama sekali,” ungkapnya.
Untuk mendapatkan tumpangan, jelas dia, biasanya dari penumpang langganan yang biasanya sering ikut.
“Kalau sopirnya baik, biasanya orang berlangganan. Kalau biasa-biasa saja jarang mereka ikut lagi,” tandasnya.
Sunyinya tumpangan di Terminal Handil Bakti, ucap dia, semenjak Indonesia dilanda wabah Virus Corona atau COVID-19.
“Semenjak ada wabah COVID-19, mska semenjak itu dimulainya sepi penumpang,” terangnya.
Selain itu, papar dia, dengan adanya taksi oline, bis akungkan umum dan menjamurnya travel juga sangat mempengaruhi.
“Kalau taksi online penumpang langsung dijemput di rumah. Beda kalau mereka naik angkutan umum di terminal harus diantar lagi,” tegasnya.
Kalau sebelum-sebelumnya, papa dia, cukup ramai angkutan umum dari Handil Bakti ke Marabahan.
Sementara, Ahmad Fauzi, Pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Handil Bakti mengakui, kalau saat ini sepi penumpang kesemua jurusan dari Handil Bakti ke seluruh kecamatan di Batola.
“Untuk perkembangan terminal terkesan mati suri karena penumpang hampir tidak ada lagi,” terangnya.
Dijelaskan dia, sepertinya masyarakat saat ini menggunakan kendaraan pribadi, terutama roda dua.
“Sepinya penumpang sudah dirasakan satu tahun terakhir. Sebelumnya ada saja satu sampai tiga orang penumpang f8berangkatkan saja,” tutupnya.(red)















