MARABAHAN,teladankalimantan-com-
Sebanyak 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) mendapatkan penghargaan pengawasan kearsipan internal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispursipda) Batola, Senin (28/07/2025).
Dari 10 SKPD tersebut, dua SKPD mendapatkan penghargaan nilai AA, enam SKPD meraih nilai A dan dua SKPD meraih nilai BB.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga orang ASN pengelolan Arsiparis lingkup Pemkab Batola.
Bupati Batola, H Bahrul Ilmi mengatakan, arsip sangat penting bagi Pemkab Batola karena menentukan rapinya administrasi, bahkan sebagai salah satu jantungnya pemerintahan.
“Saya bersama wakil bupati dan sekda mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada ASN telah bekerja keras selama ini,” ujar bupati, selepas menyerahkan penghargaan tersebut.
Ditambahkan Wakil Bupati Batola, Herman Susilo, penghargaan tersebut merupakan salah satu apreasisi tentang kearsipan.
“Kita berkomitmen bahwa ini arsip dan juga dilakukan dengan kebersamaan serta salah satu ajang memberikan motivasi semangat untuk bekerja dalam bidang kearsipan dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.
Sementara, Sekda Batola, H Zulkipli Yadi Noor mengatakan, kearsipan tersebut diberikan penilaian oleh pemerintah pusat.
“Penilain kondisi atau kinerja pengelolaan arsip kabupaten sangat tergantung dari pengelolaan arsip di SKPD, makanya hari ini kita memberikan apresiasi kepada SKPD yang telah mengelola arsip dengan baik,” terangnya.
H Zulkipli Yadi Noor yakin, pemberian apresiasi tersebut menambah semangat dan berpengaruh terhadap kinerja pengelolaan arsip kabupaten.
“Insya Allah tahun ini target kita mendapatkan nilai A karena tahun lalu mendapat nilai BB,” tegasnya.
Ditambahkan Pelaksana Tugas Kepaka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Plt Kadispusipda) Batola, Hj Raudatul Jannah, Dispusipda Batola memiliki program bidang kerasipan.
“Dimana dalam bidang kearsipan itu kita menata kelola dan laksanakan secara serius,” ungkapnya.
Dijelaskannya, beberapa tahun lalu kearsipan masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Fikiran mereka arsip hanya sebuah kertas, padahal arsip itu yang menentukan masa depan daerah dan negara kita,” terangnya.
Kemudian, sambung Hj Raudatul Jannah, untuk penilaian kearsipan Kabupaten Batola mendapatkan nilai BB dari pemerintah pusat.
“Nilai kearsipan itu menentukan reformasi birokrasi dalam tata kelola kearsipan. Mudah-mudahan dengan adanya apresiasi ini akan meningkatkan nilai kearsipan kita,” tegasnya.(red)















